CIPLAZ CILEGON XXI
Sedang Tayang
9 filmChildren of Heaven
Ali (Jared Ali) dan Zahra (Humairah Jahra), sepasang kakak-beradik yang hidup di bawah garis kemiskinan, terpaksa bergantian menggunakan sepasang sepatu untuk bersekolah setelah sepatu Zahra hilang. Demi menjaga rahasia itu dari orang tuanya, Ali mengikuti lomba lari dengan satu harapan sederhana: memenangkan sepasang sepatu untuk adiknya.
Jangan Buang Ibu
Ristiana (Nirina Zubir), seorang ibu tunggal dengan ketiga anaknya Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori) setelah ditinggal suaminya (Dwi Sasono) hidup dalam kesederhanaan dan kerja keras namun mampu membesarkan buah hatinya dengan baik dihadapkan pada kenyataan bahwa suaminya meninggalkan hutang yang sedemikian besar. Terusik dengan keputusan sepihak dari ibunya, Tama, Dewi, dan Tria dilema dengan keadaan dan kondisi yang ada. Mereka yang dulunya dekat, hangat, utuh sebagal keluarga harus merasakan kesenjangan jarak yang membuat kerinduan yang dalam dari Ristiana. Tak putus harapan untuk berbakti pada ibunda, akankah Tama, Dewi, dan Tria mampu mewujudkan itu sebelum terlambat?
Badut Gendong
Melakoni profesinya sebagai pengamen jalanan di balik kostum Badut Gendong, impian Darso (Marthino Lio) mendapatkan hidup lebih baik seketika sirna kala Darsi (Dayinta Melira), istrinya yang tengah mengandung buah hati yang sudah cukup lama mereka tunggu, menjadi korban kekejaman preman yang menghabisi nyawa Darsi dan bayi mereka. Dalam kesedihannya, Darso menempatkan tubuh Darsi dalam bonekanya dan bertolak menuju kampungnya. Namun setibanya di sana, Darso menyadari kampung dan warganya tengah berada dalam kondisi kekacauan yang disebabkan ulah developer jahat. Terjebak dalam sebuah perayaan berujung amuk massa lewat seorang dukun tetua desa yang merapalkan kutukan untuk mendatangkan entitas kejam dan penuh dendam. Di tengah ambang batas derita dan angkara murka yang memuncak, Darso tak menyadari dirinya terperangkap dalam sebentuk kuasa gelap yang justru menyeruak dari belahan jiwa yang amat ia cintai.
Dosa
Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), nekat berangkat ke luar kota meski sang ibu, Nungki (Dominique Sanda), telah melarang karena firasat buruk. Ersya bahkan tega mencekoki Nungki dengan obat tidur. Namun, perjalanan itu berubah menjadi petaka saat mobil mereka mengalami kecelakaan hebat di wilayah perbukitan akibat berpapasan dengan Nanang (Revaldo), seorang supir truk ugal-ugalan. Terdampar dalam kondisi luka-luka, Bima dan Ersya terpaksa bermalam di sebuah hotel tua misterius yang dijaga oleh resepsionis dingin bernama Sheren (Jennifer Eve). Pencarian bantuan itu justru mengantar Bima dan Ersya pada serangkaian kejadian teror yang mengaburkan batas antara realita dan mimpi buruk. Di hotel tersebut, mereka tidak hanya bertemu kembali dengan Nanang, tetapi juga mulai dihantui oleh penampakan mengerikan dan pesan-pesan misterius yang mengarah pada dosa masa lalu. Semakin Bima berusaha menyelamatkan istrinya dari siksaan sosok algojo tak kasat mata, kaitan antara kecelakaan, hotel, dan rahasia kelam mereka, semakin terungkap jelas. Kejadian-kejadian mencekam ini perlahan menyeret mereka pada kenyataan pahit bahwa tidak ada jalan kembali bagi jiwa yang sudah terjerat ganjaran dosanya sendiri.
Garuda di Dadaku
Putra (Keanu Azka), bocah 13 tahun pengidap asma, bermimpi menjadi pemain timnas Indonesia. Meski sering diremehkan, semangatnya tak pernah padam. Namun saat gagal seleksi, mimpinya terasa semakin jauh. Hingga suatu hari, ia bertemu Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda ajaib yang memberinya kesempatan baru. Bersama Naya (Quinn Salman), anak pelatih yang jago bermain bola dan ikut mendukungnya, Putra memulai perjalanan penuh tantangan untuk mengejar mimpinya. Dalam prosesnya, Putra belajar bahwa mimpi besar bukan hanya soal keberanian dan kerja keras, tapi juga tentang dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Mampukah Putra mewujudkan mimpinya menjadi pemain bola terbaik di Indonesia?
Sekawan Limo 2: Gunung Klawih
Tiga tahun sejak pendakian Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni di ulang tahun Angel (Ellea Candice) putri Andrew (Indra Pramujito), mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan! Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna (Benidictus Siregar) menghilang ke dunia demit!
Colony
Seorang profesor, Se-jeong (Gianna Jun), menghadiri konferensi bioteknologi yang berubah menjadi kekacauan akibat pelepasan virus yang bermutasi dengan cepat. Wabah tersebut mengakibatkan transformasi kepada orang yang terinfeksi, membuat pihak berwenang harus menutup fasilitas tersebut dan menjebak para penyintas di dalamnya dengan ancaman yang semakin meningkat.
Disclosure Day
Disclosure Day menyoroti fenomena aneh yang terjadi di seluruh dunia setelah bukti keberadaan makhluk luar angkasa yang mulai muncul ke permukaan, memicu ketakutan dan rasa ingin tahu manusia.
The Amazing Digital Circus: The Last Act
Sensasi internet viral “The Amazing Digital Circus” akhirnya mencapai puncaknya dalam sebuah film layar lebar! “Babak Terakhir” ini menggabungkan episode 8 dengan episode 9 yang baru dan berdurasi satu jam, untuk para penggemar agar dapat menontonnya sebelum orang lain di dunia.Dengan kepergian Caine dan sirkus yang gelap, para pemeran hanya ditemani oleh kesalahan dan trauma masa lalu mereka. Saat prospek keabadian semakin mendekat, mereka menemukan kebenaran tentang Sirkus Digital dan sejarahnya. Akankah mereka menerima apa yang mereka temukan, atau akankah mereka membuat pilihan lain? Selain itu, mungkin di suatu titik seseorang akan mengatakan sesuatu yang lucu, karena akhir cerita ini tidak mungkin SEBEGITU menyedihkan, bukan?