PALEMBANG SQUARE XXI
Sedang Tayang
10 filmIp Man: Kung Fu Legend
Di Hong Kong tahun 1950-an, pedagang Inggris dan kelompok triad Tiongkok bergabung untuk memperluas wilayah mereka, menghancurkan pabrik-pabrik secara paksa tanpa memperhatikan kesejahteraan umum. Langkah ini menuai perlawanan sengit dari Ip Man, yang membela para pekerja, dan menghadapi tekanan dari segala sisi. Dituduh melakukan pembunuhan, ia dipenjara. Di dalam tembok penjara, kelompok triad memasang berbagai jebakan mematikan. Mampukah Ip Man mengatasi cobaan ini, lolos dari bahaya, dan membersihkan namanya?
Jangan Buang Ibu
Ristiana (Nirina Zubir), seorang ibu tunggal dengan ketiga anaknya Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori) setelah ditinggal suaminya (Dwi Sasono) hidup dalam kesederhanaan dan kerja keras namun mampu membesarkan buah hatinya dengan baik dihadapkan pada kenyataan bahwa suaminya meninggalkan hutang yang sedemikian besar. Terusik dengan keputusan sepihak dari ibunya, Tama, Dewi, dan Tria dilema dengan keadaan dan kondisi yang ada. Mereka yang dulunya dekat, hangat, utuh sebagal keluarga harus merasakan kesenjangan jarak yang membuat kerinduan yang dalam dari Ristiana. Tak putus harapan untuk berbakti pada ibunda, akankah Tama, Dewi, dan Tria mampu mewujudkan itu sebelum terlambat?
Moana
Adaptasi live-action dari film animasi Disney tahun 2016 'Moana.' Moana (Catherine Laga‘aia) menjawab panggilan Samudra dan, untuk pertama kalinya, berlayar melampaui terumbu karang pulau Motunui. Bersama dewa setengah manusia yang terkenal, Maui (Dwayne Johnson), dalam perjalanan tak terlupakan untuk mengembalikan kemakmuran bagi rakyatnya.
The Odyssey
Odysseus (Matt Damon), Raja Ithaka yang legendaris, memulai perjalanan pulang yang panjang dan berbahaya setelah Perang Troya. Sepanjang perjalanan, ia dipaksa untuk menghadapi kehendak para dewa, mahluk mitologis, dan cobaan yang menguji kecerdasan dan sisi kemanusiaannya hingga batas maksimal.
Petaka Gunung Welirang
5 sahabat merayakan kelulusan dengan mendaki Gunung Welirang. Ketika pendakian melewati Alas Lali Jiwo, mereka mendengar suara gamelan. Berbagai peristiwa misteri terjadi, dan mereka terpisah dalam pusaran dimensi teror magis Alas Lali Jiwo!
Cek Khodam
Sekarang manusia lebih takut dompet kosong, cicilan nunggak, dan tanggal tua daripada hantu. Hantu malah dijadikan hiburan lewat konten Cek Khodam yang dibuat tiga sahabat Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar). Tanpa mereka sadari, aksi mereka membuat AKM (Angka Ketakutan Manusia) turun drastis. Demi mengembalikan martabat dunia gaib dan menaikkan kembali angka ketakutan manusia, Panglima Khodam ditugaskan turun langsung ke dunia manusia. Namun, misi itu tidak berjalan sesuai rencana. Semakin keras para khodam berusaha menakuti manusia, semakin besar kekacauan yang mereka ciptakan.
Evil Dead Burn
Seorang wanita yang baru saja kehilangan suaminya, berusaha mencari ketenangan, ia berkunjung ke rumah keluarga mendiang suaminya tersebut. Namun, reuni keluarga yang diharapkan menjadi tempat penghiburan berubah menjadi neraka ketika satu per satu dari mereka dirasuki dan berubah menjadi Deadite.
Spider-Man: Brand New Day
Setelah dunia melupakan identitas Peter Parker, Peter kini hidup sendiri di New York tanpa dukungan teman-teman terdekatnya, seperti MJ (Zendaya) dan Ned (Jacob Batalon) yang kini melanjutkan hidup tanpa mengingat dirinya. Peter saat itu beroperasi penuh sebagai Spider-Man di jalanan New York. Tekanan mental akibat kesepian memicu perubahan biologis tak terkendali pada kekuatannya. Di tengah transformasi fisik dan batinnya, muncul ancaman misterius berupa musuh baru yang kuat dan meneror kota dan memanipulasi orang-orang di sekitarnya. Peter terpaksa harus meminta bantuan Bruce Banner (Mark Ruffalo) untuk memahami perubahan kekuatannya sekaligus menghentikan ancaman berbahaya tersebut.
Kado untuk Ibu
FARIS (Emir Mahira), seorang damkar yang menanti kelahiran anak pertamanya, batal ke RS untuk damping istrinya karena harus membantu ARA (Luisa Adreena) mencari kado ulang tahun untuk ibunya. Perjalanan mereka menjadi petualangan seru yang mengajarkan banyak kebaikan juga memaknai kehilangan tak terduga.
Samakdo
Chae So-yeon (Jo Yoon-seo), seorang produser program investigasi sosial, mendapat petunjuk tentang keberadaan sebuah sekte sesat bernama Samsundo di sebuah desa terpencil. Tertarik dengan info tersebut, So-yeon dan tim jurnalisnya berangkat menuju desa terpencil yang dimaksud untuk mendokumentasikan keadaan di sana. Sesampainya di lokasi, mereka menemukan kenyataan yang mengerikan, dan terjebak di tengah ramalan kuno yang mencekam. Di saat para dukun dan ahli spiritual setempat berupaya melakukan ritual penyegelan demi menghentikan kutukan tersebut,tim jurnalis juga harus berjuang menghadapi kekuatan jahat demi bertahan hidup.
