RAMAYANA TAJUR XXI
Sedang Tayang
7 filmDan Bandung
Basil (Samo Rafael), mahasiswa Seni Rupa, tinggal bersama Mang Yadi (Nugie) dan Bi Rini (Tike Priatnakusumah) sejak ayahnya, Nugraha (Arswendy Bening Swara), dipenjara akibat fitnah. Untuk membiayai kuliah dan skripsinya, ia mengelola kios kaos bersama dua sahabatnya, Doni (Razan Zu) dan Uu (Theo Supple) sambil menerima pekerjaan sampingan mengerjakan tugas mahasiswa lain. Hidup Basil berubah setelah ia tanpa sengaja bertemu Elma (Shanna Shannon), mahasiswi Farmasi yang cantik dan pemalu, di sebuah pertandingan Persib. Terpesona oleh Elma, Basil membuat kaos bertuliskan Dicari: Bidadari Bobotoh dengan wajah Elma sebagai ilustrasi. Kaos itu viral dan membuat wajah Elma tersebar di seluruh Bandung. Merasa terganggu, Elma bersama sahabatnya Susi (Keisya Levronka) mendatangi Basil dan meminta desain tersebut dihentikan. Dari situ, hubungan keduanya jadi dekat dan akhirnya tumbuh cinta di antara mereka. Namun hubungan mereka harus berhadapan dengan pertentangan dari Wiradireja (Donny Damara), ayah Elma. Kota Bandung pun menjadi saksi perjuangan Basil mempertahankan hubungannya dengan Elma.
Munafik: Melawan Iblis
Di perjalanan pulang setelah membantu sebuah keluarga mengusir Iblis di tubuh anak mereka, Adam (Arya Saloka) seorang pengajar agama sekaligus praktisi ruqyah mengalami kecelakaan maut yang membuatnya kehilangan Aini, istrinya. Sejak saat itu ia berhenti melakukan ruqyah dan hidup dalam kesedihan berkepanjangan. Sampai suatu hari, ia diminta Anwar (Dimas Aditya) menyelamatkan Fitri (Acha Septriasa) seorang perawat sekaligus putri dari Mansur (Donny Damara), figur yang dihormati di desa tempat Adam tinggal. Adam yang awalnya menolak menemukan alasan untuk kembali melakukan ruqyah karena mengingat pesan mendiang istrinya. Namun, seiring waktu ia menemukan ada rahasia gelap di balik terror gaib yang menimpa Fitri.
Agensi Rumah Tangga
Katia (Enzy Storia) yang di-PHK perlu pekerjaan baru untuk membayar KPR, hingga memutuskan menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Berbagai drama yang penuh romantika membuatnya bimbang antara mencari pekerjaan baru sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya.
Operasi Pesta Copet
Terjepit tekanan ekonomi, Ijal (Iqbaal Ramadhan) dkk, nekat mencopet di festival musik terbesar Indonesia, Pestapora. Syuting di tengah festival dengan puluhan ribu penonton, inilah film paling berani dari Imajinari.
Autopsy Dead Body Can Talk
Dalam ruang otopsi, kematian bukanlah akhir dari sebuah cerita. Ketika saksi memilih diam, bukti dimusnahkan, dan kebenaran berusaha dikubur, tubuh menjadi saksi terakhir yang tak pernah berdusta. Hastry (Masayu Anastasia), seorang dokter forensik yang selama ini berpegang pada sains dan fakta, mengabdikan hidupnya untuk menerjemahkan jejak-jejak kematian menjadi bukti yang dapat mengungkap kebenaran. Namun di balik setiap tubuh yang ia periksa, Hastry kerap menangkap firasat, empati, dan petunjuk yang tak selalu dapat dijelaskan oleh logika. Di tengah serangkaian kasus misterius, Hastry terpaksa menyeimbangkan ilmu forensik dengan kepekaan yang tak sepenuhnya ia pahami, sementara kemampuan tersebut perlahan menguji integritas, keyakinan, kehidupan keluarganya, serta kredibilitasnya di hadapan para penyidik yang hanya percaya pada bukti. Saat fakta yang terlihat tak selalu mengarah pada kebenaran, Hastry harus membuktikan bahwa sains dan nurani dapat berjalan berdampingan demi menghadirkan keadilan bagi mereka yang telah dibungkam oleh kematian.
Baby Udon
Terinspirasi dari kisah nyata yang mengharukan jutaan orang, Baby Udon bercerita tentang Fanny Kondoh (Caitlin Halderman), seorang perempuan muda asal Indonesia, yang jatuh cinta dengan Hajime Kondoh (Denny Sumargo), seorang pria asal Jepang yang datang ke Indonesia untuk urusan pekerjaan. Setelah menikah, Fanny dan Hajime mulai menjalani kehidupan rumah tangga dengan segala suka dukanya. Di tengah perjuangan mereka untuk mewujudkan impian memiliki buah hati, berbagai cobaan datang silih berganti dan menguji kekuatan cinta mereka, terutama ketika Hajime divonis kanker.
Bapakmu Kiper
Warto (Fedi Nuril), seorang penjual ikan sekaligus mantan kiper tarkam, ingin membantu anaknya, Dino (Ali Fikry), seorang striker berbakat, menang Tarkam Super Cup agar dilirik pencari bakat. Namun hubungan ayah-anak yang telat lama renggang membuat Dino enggan menerima bantuan Warto. Saat tim kebanggaan Dino, Serigala Sakti, dibajak konglomerat lokal tepat sebelum final, Warto melihat kesempatan terakhir untuk memperbaiki segalanya. Ia nekat membentuk ulang tim dari para Serigala tua yang kini sudah jadi bapak-bapak pasar: kuli panggul, hansip, montir, hingga beberapa preman, serta satu kiper yang, tak lain dan tak bukan adalah dirinya sendiri. Mampukah seorang bapak memenangkan pertandingan sekaligus merebut kembali kepercayaan anaknya?
