TASIK XXI
Sedang Tayang
9 filmIp Man: Kung Fu Legend
Di Hong Kong tahun 1950-an, pedagang Inggris dan kelompok triad Tiongkok bergabung untuk memperluas wilayah mereka, menghancurkan pabrik-pabrik secara paksa tanpa memperhatikan kesejahteraan umum. Langkah ini menuai perlawanan sengit dari Ip Man, yang membela para pekerja, dan menghadapi tekanan dari segala sisi. Dituduh melakukan pembunuhan, ia dipenjara. Di dalam tembok penjara, kelompok triad memasang berbagai jebakan mematikan. Mampukah Ip Man mengatasi cobaan ini, lolos dari bahaya, dan membersihkan namanya?
Moana
Adaptasi live-action dari film animasi Disney tahun 2016 'Moana.' Moana (Catherine Laga‘aia) menjawab panggilan Samudra dan, untuk pertama kalinya, berlayar melampaui terumbu karang pulau Motunui. Bersama dewa setengah manusia yang terkenal, Maui (Dwayne Johnson), dalam perjalanan tak terlupakan untuk mengembalikan kemakmuran bagi rakyatnya.
The Odyssey
Odysseus (Matt Damon), Raja Ithaka yang legendaris, memulai perjalanan pulang yang panjang dan berbahaya setelah Perang Troya. Sepanjang perjalanan, ia dipaksa untuk menghadapi kehendak para dewa, mahluk mitologis, dan cobaan yang menguji kecerdasan dan sisi kemanusiaannya hingga batas maksimal.
Petaka Gunung Welirang
5 sahabat merayakan kelulusan dengan mendaki Gunung Welirang. Ketika pendakian melewati Alas Lali Jiwo, mereka mendengar suara gamelan. Berbagai peristiwa misteri terjadi, dan mereka terpisah dalam pusaran dimensi teror magis Alas Lali Jiwo!
Cek Khodam
Sekarang manusia lebih takut dompet kosong, cicilan nunggak, dan tanggal tua daripada hantu. Hantu malah dijadikan hiburan lewat konten Cek Khodam yang dibuat tiga sahabat Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar). Tanpa mereka sadari, aksi mereka membuat AKM (Angka Ketakutan Manusia) turun drastis. Demi mengembalikan martabat dunia gaib dan menaikkan kembali angka ketakutan manusia, Panglima Khodam ditugaskan turun langsung ke dunia manusia. Namun, misi itu tidak berjalan sesuai rencana. Semakin keras para khodam berusaha menakuti manusia, semakin besar kekacauan yang mereka ciptakan.
Evil Dead Burn
Seorang wanita yang baru saja kehilangan suaminya, berusaha mencari ketenangan, ia berkunjung ke rumah keluarga mendiang suaminya tersebut. Namun, reuni keluarga yang diharapkan menjadi tempat penghiburan berubah menjadi neraka ketika satu per satu dari mereka dirasuki dan berubah menjadi Deadite.
Spider-Man: Brand New Day
Setelah dunia melupakan identitas Peter Parker, Peter kini hidup sendiri di New York tanpa dukungan teman-teman terdekatnya, seperti MJ (Zendaya) dan Ned (Jacob Batalon) yang kini melanjutkan hidup tanpa mengingat dirinya. Peter saat itu beroperasi penuh sebagai Spider-Man di jalanan New York. Tekanan mental akibat kesepian memicu perubahan biologis tak terkendali pada kekuatannya. Di tengah transformasi fisik dan batinnya, muncul ancaman misterius berupa musuh baru yang kuat dan meneror kota dan memanipulasi orang-orang di sekitarnya. Peter terpaksa harus meminta bantuan Bruce Banner (Mark Ruffalo) untuk memahami perubahan kekuatannya sekaligus menghentikan ancaman berbahaya tersebut.
Kado untuk Ibu
FARIS (Emir Mahira), seorang damkar yang menanti kelahiran anak pertamanya, batal ke RS untuk damping istrinya karena harus membantu ARA (Luisa Adreena) mencari kado ulang tahun untuk ibunya. Perjalanan mereka menjadi petualangan seru yang mengajarkan banyak kebaikan juga memaknai kehilangan tak terduga.
Sajen Satu Suro
Terinspirasi dari horor klasik Indonesia dengan pendekatan lebih moderen, film ini mengembalikan nostalgia pada kisah horor dengan pemandangan desa yang indah dan sosok hantu ikonik. Bercerita tentang Tania (Aisyah Aqila) yang hendak menyelamatkan ibunya dari sakit kritisnya dengan mengembalikan keris warisan mendiang kakeknya jelang malam satu suro tanpa sepengetahuan ayahnya. Bersama tiga sahabatnya, Jeff (Cinta Brian), Laura (Frislly Herlind), dan Robby (Munggaran) ia pergi ke Desa Maduabang, kampung halaman ayah dan kakeknya. Kedatangan mereka membawa keris milik Sapto Dilogo (Clift Sangra), sontak menggemparkan warga desa yang ketakutan akan bangkitnya teror lama di desa itu: Sumarni (Asila Corina), sang Hantu Andong Pengantin. Panik, warga pun beramai-ramai memasang sajen untuk menghindarinya. Namun sayangnya, yang bangkit bukan saja Sumarni tapi juga dendam lama terkait mendiang kakek Tania yang bisa membahayakan nyawa Tania dan kawan-kawannya. Disinilah, ketika batas antara ulah manusia dan kekuatan gaib semakin sulit dibedakan, Tania harus menghadapi kebenaran mengerikan tentang masa lalu keluarganya sekaligus berjuang menyelamatkan orang-orang yang masih hidup sebelum dendam lama kembali memakan korban.
